AKU DAN MALAM

March 9th, 2008 by dyahanindita

langit temaram..
membawa hujan..di balik bulan separuh..
menambal sulam hati yang bimbang..

 

didesak angin malam yang kian
gemuruh..

 

aku hanya diam..
aku hanya diam..
aku hanya diam..


bergelut dalam keterjagaanku..
bergumul dengan kegelisahanku..


senandung pengantar tidur tak mampu menghentikannya..
menghentikan entropi partikel yang terus meninggi dalam darah ini..
menghentikan denaturasi helix-helix yang terburai dalam tubuh ini..


aku lumpuh..
aku terjatuh..


kucoba gapai serpihan itu..

namun tak tergapai..


angin terlalu tangguh tuk dikalahkan..
dan aku..
terlalu lemah untuk jadi pemenang..

 

BERBIJAK-BIJAK DAHULU, BERSAYANG-SAYANG KEMUDIAN (racauan sekilasan)

March 9th, 2008 by dyahanindita


Nyata-nyata ketika ada
1000 orang yang menyukai kita, maka juga akan terdapat 1000 orang lainnya yang
membenci kita. Siapa pun, apa pun, nampaknya tidak akan jauh berbeda.

 

Itu yang gw rasain
sekarang. Susah banget deh rasanya, biar semua orang sayang dan senang terhadap
kita. Hal-hal yang menurut kita baik, belum tentu dianggap baik juga oleh orang
lain.

 

Lidahmu,
harimaumu…hmm…itu bener banget.

Gw bingung..(kenapa
nampaknya gw sering bingung =( ?)

Gw orang yang spontan,
kadang memang spontanitas itu keluar gitu aja, tapi gw masih berusaha
mengontrol segalanya biar gak salah ngomong dan bikin orang lain sakit hati
kok..

Tapi tetep aja, kadang suka lost of control. Yang
sering terjadi sebenernya bukan salah ngomongnya, melainkan salah pahamnya,
salah nyampe ke orang yang mendengarnya. Gw sering kali mengucapkan apa yang
lewat di pikiran gw. Misalnya, ketika gw ngeliat orang cantik dengan tahi lalat
di hidung (sumpah, gw mikir ni orang cantik, bukan apa-apa..), waktu gw bilang,
“Mbak-mbak itu punya tahi lalat di hidung..” sebagian orang menganggap gw
menghina si mbak-mbak.

 

Iya gitu ada yang mikir
gitu?

 

Yup…ada…padahal gw
kan hanya mendeskripsikan hasil visualisasi gw..=( salahkah?

Atau kadang-kadang, saat
gw perlu membela diri gw, dan gw mengeluarkan kata-kata sakti gw, orang yang
bikin gw kesel itu justru berbalik jadi marah ke gw.. Lah??? Sadar gak apa yang
udah dia perbuat ke gw?? Sadar gak apa yang membuat gw mengeluarkan semua
kata-kata itu??

 

Apa gw ga usah ngomong
aja ya?
Diapain
aja, diem aja..gitu??

Parahnya, kalo gw udah
gak ngomong, itu juga suka keterusan, dan biasanya gw diem dikit aja pasti pada
nanya, ”Dyah kenapa?” ”Lo kenapa sih Yah? Aneh banget..” atau apa lah..

Kenapa? Karena gw
ekspresif.. -_-”

susah amat si…

 

Kontrol diri itu penting,
dan gw seringkali gak berhasil mengkontrol emosi gw.. (terutama emosi ketika gw
lagi bahagia..). Tapi beneran deh…susahhhh….. >.<

Mungkin gw baru akan
bener-bener diem kalo di sekitar gw gak ada objek lain, di saat gw gak bisa
ngebagi emosi gw ke siapa pun..

 

Kalau katanya Pak
Aristoteles (4 SM) sih..ada yang namanya teori diam absolut yang menyatakan
bahwa ” Diam adalah kondisi wajar yang didiami benda apa pun dan bahwa sebuah
benda akan kembali pada kondisi ini jika dibiarkan sendiri.

 

See? Gw gak suka
sendirian, manusiawi sekali sebenernya…jadi kapan gw diam??!! X(

 

Gw sadar banget
sebenernya, apa penyelesaiannya..

Gw memang harus belajar
jadi orang yang lebih bijak. Saat gw diberi kesempatan untuk mendengarkan, maka
itu adalah waktu gw untuk menyimak sebaik-baiknya. Begitu juga saat diberi
kesempatan bicara, maka itu adalah waktunya untuk bicara sebaik-baiknya..

 

Kadang kita memang hanya
berada pada waktu dan tempat yang salah..(hufff…lagi-lagi gw menyalahkan
keadaan..) toh kita memang tidak dilahirkan untuk menyenangkan semua orang, melainkan
dilahirkan untuk selalu berusaha menjadi manusia yang lebih baik. =)

BUKAN TIDAK GELAP, BUKAN TIDAK HITAM, BUKAN TIDAK MALAM

March 5th, 2008 by dyahanindita

Terinspirasi dari satu buku karya Seno Gumira Ajidarma,
yang kemaren gw liat di gramed. Belom gw baca si..cuman gw baca di over view
cover belakangnya,, gw lupa judul tu buku apa, hehehehe…kurang lebih cerita di
dalem buku ini berhubungan dengan malam. Entah sebenernya tulisan gw ini
nyambung ato enggak sama buku itu…

Coba kita fokuskan dulu ke beberapa istilah,

1. Pangeran kegelapan, apa yang muncul di benak anda?

2. Pasar gelap, apa yang anda bayangkan?

3. Gelap mata, kira-kira apa makna denotasinya?

4. Lembah hitam, dunia seperi apa yang anda bayangkan?

5. Wanita malam, mengapa mereka disebut demikian?

Hmmm….malam itu gelap, hitam juga gelap, kenapa
sih malam, gelap, dan hitam sering dihubung-hubungkan dengan sesuatu yang
buruk?

Apakah sesuatu akan berubah ketika malam hari
tiba? =D

Malam itu sendiri bisa ada karena ada pagi, ada
siang, ketika matahari terbenam, maka muncullah malam. Jadi apa yang salah
dengan malam?

Hitam…bukankah hitam hanya sebutan untuk warna
hitam? Sepatu gw warnanya hitam, tapi dia gak pernah tuh mencelakakan
gw..malahan gw selamat gak disetrap sama guru SD gw.

Bagaimana dengan gelap? Gelap adalah keadaan di
mana tidak ada cahaya..(arti harfiah, cahaya : lampu, sinar matahari)

Apakah sisi buruk manusia terespons untuk muncul
ketika malam hari ? Apakah aura orang-orang yang tidak baik, warnanya hitam?
Apakah setan senang tempat-tempat gelap?

Hufff….

malam hanyalah sebuah malam..

gelap hanyalah keadaan gelap…

dan hitam hanyalah warna hitam..

 

-ah! Kacau ni tulisan gw..=( -

 

 

Mutasi Enzim-Substrat.. (adakah kan berulang kembali…??)

March 5th, 2008 by dyahanindita

Lock and key…kah??

Induced fit…….kah??

atau..

Holdane pauling….??

Gahahahahahay…

Siapa substratnya siapa enzimnya??

ah aku pilih lock and key aja deh..=p

rasanya begitu nyata..

katalisasi yang efektif…

gak terasa…enzim dan substrat telah melewati
waktu bersama…berbagi bersama…

awalnya mungkin sama-sama kaget…atau bahkan
sampai proses berlangsung pun masih kaget…sampai sekarang…entah lah…enzim yang
terlalu lama terbiasa bermain dengan kofaktor-kofatornya,, dan substrat yang
juga telah terbiasa menyelam di dunia absurd nya sendiri..

keterkejutan yang rasanya clekit…clekit… =D

sempat terlintas ketakutan..

namun apakah setelah semuanya yang telah dilewati
masih kurang untuk dijadikan dasar teori dan literatur dalam penyusunan
analisis yang akan meruntuhkan segala hipotesis awal yang bernama ketakutan
tadi???

saat-saat saling melengkapi..

saat-saat saling mengingatkan..

saat-saat saling mendukung…senyuman-senyuman
tersirat penggugah semangat…

saat-saat dimana kata kata tidak dibutuhkan lagi,
enzim tau dan substrat pun tau…

berapa pH yang diinginkan masing-masing..

berapa suhu optimum yang bisa ditoleransi
masing-masing..

apa saja yang bisa membuatnya sama sama
terdenaturasi dan terkoagulasi..

yang satu menjadi inspirasi yang lain..

hujan ispirasi…iya…seorang teman berkata…semua
layaknya hujan inspirasi…menjadi lebih produktif… =p hehehehehe…

gak perlu capek-capek jaim..karena ada suatu
komitmen tidak tertulis bahwa satu sama lain saling menerima apa adanya,,bukan
ada apanya..=)

Maka kita tidak akan menyebutnya induced fit atau
pun holdane pauling…tanpa induksi,,just Lock and key…

Lebih dari segalanya..ada perasaan bahagia,,yang
datang dari kata… “saling berbagi”….

-bahagia-

 

Teori Relatifitas :O -lebay ah..=p-

March 4th, 2008 by dyahanindita

Pernah gak merasa bahwa kehidupan ini begitu aneh??

“Apa anehnya sih Yah??”

“Yaelah Yah,, hidup mah ga usah dipikirin,, jalanin aja..”

“Waladhalah..mbok ya ndak usah dibawa susah to yo..”

“..just enjoy your life Dy..”

beuuuhh… apa lah ya…

coba deh,,kalo lagi ga ada kerjaan, daripada bengong ntar
kesambet, ato mikir jorok, mendingan mikir yang ga penting kayak gw..hahaha
pembenaran..=p

 

Kenapa si gw
bilang kalo hidup ini aneh? Kerena, menurut gw hal yang paling relatif di dunia
ini adalah kehidupan,,

manusia hidup
dalam kehidupan, kehidupan itu menganut hukum kerelatifan, mau ga mau manusia
juga jadi sesuatu yang relatif..

akkhhh….>.<
apa sih maksudnya…=(

 

Sebelumnya, kita
harus tau dulu, apa makna harfiah dari relatif..

Relatif adalah
sesuatu yang dinamis, tidak tetap, (Kamus Besar Bahasa Dyah..hahaha)

>> di
kosan gw ga ada KBBI,,huhuhu mohon maap,,

-lanjut-

Apa alasannya gw
bilang kehidupan ini relatif??

Hmm..gw mau
ngambil satu contoh mudah..(contoh ini berlaku kalo salah-benar-baik-buruk
dianggap merupakan bagian dari suatu kehidupan..)

Misalnya nih..
gw ambil contoh soal pukul-memukul,

 

Ceritanya
begini,, si Budi, lagi jalan di gang sempit nan gelap, tiba-tiba ada preman
nongol dari ujung gang, minta duit ke si Budi, berhubung duit jajan Budi bulan
itu tinggal sisa 20.000 perak, dan kalender masih menunjukkan tanggal 20, maka
Budi pun menolak menyerahkan harta terakhir yang dia punya itu,,kontan sang
preman pun menjadi berang (tanpa pengulangan, soalnya kalo diulang jadi
berang-berang..-_-“), dan mendaratkan bogem mentahnya ke pipi mulus Budi.
Fortunately,,sebelom Budi berubah jadi kentang yang kelamaan dikupas
(baca:biru-biru sekujur tubuh), seorang temannya, sebut saja namanya Badu yang
konon jago silat, datang berlari-lari kecil (kenapa gak lari kenceng aja
sih?!!! ~_~), menghampiri Budi yang hampir sekarat,,,dan tiba-tiba keadaan
berbalik, Sang preman pun asik ber-aduh-aduh dipukulin sama Badu,,dan lari
terbirit-birit takut karma jadi kentang yang tadi udah gw sebutin di atas.

Maka, pulang lah
Budi bersama Badu ke rumahnya masing-masing dengan hati riang..

-the end-

 

Nah..pesan moralnya apa? Memukul bisa jadi
sesuatu yang buruk, bisa juga jadi sesuatu yang baik, even dari satu orang yang
sama dalam satu kasus. Contohnya ya tadi,, Budi menganggap kelakuan si preman
buruk, karena memukul pipinya,, tapi dalam kasus yang sama, sebaliknya Budi
menganggap apa yang dilakukan Badu adalah benar dan menyenangkan hatinya,
karena Badu memukul preman itu sehingga Budi dapat melanjutkan hidupnya..

 

Contoh
sederhana..yang menurut gw cukup menunjukkan bahwa kehidupan ini begitu
relatif…

Manusia juga
relatif, tadi gw sebut itu di atas, ada yang sifatnya begini, begitu, begono,,

makanya cara
menghadapi setiap orang yang berbeda pasti berbeda kan??

 

Hmm…jadi
sepakat ga kalo dibilang hidup ini relatif??

Hahahaha…sejujurnya
gw jadi bingung sendiri.. =p

Okey,,mungkin
sebenernya hidup ya gitu-gitu aja,, ibarat kata hidup adalah sederetan huruf
abjad,,dari jaman batu sampe sekarang ya gitu-gitu aja,, diawali dengan A, dan
diakhiri dengan Z, yang membuat segala sesuatunya jadi nampak relatif adalah
sudut pandang kita,, bagaimana kita melihat sesuatu, menilai sesuatu, belajar
sesuatu, mengambil hikmah dari suatu kejadian, yang pada akhirnya membuat hidup
kita seolah-olah berubah dan tidak tetap..(>.< sotoy banget gw..)

 

Hohoho..ngelantur
ya…yah,,kadang mikir ga penting juga bisa bikin seneng ko,,=p minimal bikin
kita mikir, buat apa kita hidup,, =)

 

Ada sudut
pandang yang populer atau konvensional.

Ada sudut
pandang pribadi.

Ada sudut
pandang besar milik kaum mayoritas.

Ada sudut
pandang kecil milik beberapa orang saja.

Namun tidak ada
sudut pandang yang benar.

Anda
selalu benar.

Anda
selalu salah.

Semuanya hanya
bergantung dari sudut pandang mana anda melihat.

 

Advances in any field are built upon people with the
small or personal point of view

 

(Whatever You Think, Think The Opposite : Paul Arden)

 

Di manakah Letak Hartamu? =D

March 4th, 2008 by dyahanindita

Kata hati itu
sebenernya apa si?

Apakah dia
berdiri sendiri? Ato sebenernya cuma manipulasi masing-masing si empunya hati
itu? artinya, kata hati itu bisa diatur, bergantung pada sugesti masing-masing orang,
bergantung sama gimana tiap orang mengkondisikan dirinya, halah…bingung
sendiri gw..

Gw
sendiri mulai bisa ngedenger kata hati gw semenjak kuliah, tingkat 2, waktu itu
gw inget banget pas diklat OSKM 06, dimana gw harus bikin keputusan besar, padahal
goal dari keputusan itu masih bener-bener abu-abu, antara main kucing-kucingan
sama bokap nyokap gw-ancaman DO dari rektorat-tatapan sinis orang tua mahasiswa
baru-dan idealisme sesaat gw,, gw sebut sebagai idealisme sesaat karena
sebagian dari apa-apa yang gw perjuangkan waktu itu agak terlihat gegabah
ketika gw memandang dari kaca mata yang berbeda, harus gw akui waktu itu
semangat gw akan pembelajaran di OSKM emang gede banget, entah dateng dari mana
semangat sebesar itu sampe gw berani ngomong ke bokap gw “..mau di DO atau apa
pun resikonya, aku yang nanggung sendiri..” hahaha…lucu juga kalo gw
pikir-pikir,,tapi lumayan,gw pernah ngelewatin masa-masa itu..sebentar lagi gw
tingkat akhir, banyak banget keringet, air mata, keputusasaan, kebangkitan, dan
keputusasaan lagi, yang hilir mudik 2 tahun belakangan ini, yang dipikir-pikir
bener-bener bodoh kalo gw sampe ga bisa ngehargain semua itu.. seandainya OSKM
06 baru akan terjadi 2 hari yang akan datang, mungkin keputusan yang gw ambil
akan berbeda,,tapi gw seneng banget pernah ngelewatin semua
itu,,hehe,,perjalanan emosi yang indah..romantisme yang sangat kuat..jiwa yang
bergolak dan semangat muda orang-orang yang berani berjuang..=D

Uuupppsss…ngelantur,,jadi
di mana hubungannya suara hati sama OSKM 06? Hahaha..ya..intinya, waktu itu gw
yakin dengan apa yang gw jalanin,,bukankah keyakinan itu juga suara hati?? =)

Beberapa
hari yang lalu gw baru aja nyelesein baca The Alchemist nya Paulo Chelho,, good
book..isinya kurang lebih sama,,tentang suara hati,,dan baru aja kemaren gw
nerima komen dari temen gw, yang bilang kalo gw harus percaya sama kata hati
gw,,lakukan apa yang gw yakini, dan yakin akan apa yang udah gw
lakukan,,(makasi banyak Den..hehehe..)

Kata hati itu
emang harta yang besar banget, bisa dibayangin kalo kita hidup hanya dengan
ngedengerin apa kata orang,,okey..kadang kita harus bisa mengakui bahwa orang
lain benar, dan kita salah..tapi tetep aja ngikutin kata hati adalah hal
terbaik yang pernah gw jalanin. Tapi terkadang, entah kenapa seolah-olah hati
kita sendiri menolak untuk didengarkan,,banyak keraguan-keraguan,,

Memang sudah
seharusnya ngikutin suara hati sendiri, tapi bukan berarti tanpa pertimbangan
kan,,susah si emang, kadang kita sendiri ga tau mana yang bener dan mana yang
salah..hahaha..

Minimal, kalo
yang gw jalanin sesuai dengan apa yang hati gw bilang, lalu ternyata nantinya
itu salah, gw ga akan mempersalah kan orang lain, dan gw percaya, kalo
keadaannya berbalik ternyata gw bikin keputusan dari perkataan orang dengan
mengabaikan kata hati gw, dan ternyata keputusan itu salah..hufff.. mungkin
bakalan sulit banget buat maafin diri gw sendiri,,

Kalo
kata Deni sih…mungkin ketika kita berpikir dengan rasio, keputusan itu
salah,,tapi kalo balik lagi ke hati, ya tetep aja bener,,hehehehe..

Balik lagi ke
awal,,jadi kata hati itu apa si sebenernya?? Hasrat? Hmmm…=)
Undefined..hahaha..

Hebat
ya…kita bisa percaya banget dan nurut sama hal-hal yang undefined… =p

Atau
cuma gw yang mengada-ada dengan mengatakan bahwa ini undefined? Hahahaha..

 

Antara Derita dan Prahara -saya cuma mahasiswa biasa,,huhuhu..-

March 4th, 2008 by dyahanindita

AaaaaAAAhhhh…gw
ko ga bisa konsentrasi lebih dari satu jam si,,T.T menyedihkan..

Harus
tes kertas koran lagi nih gw..payah banget…apalagi buat PTF ama
biofisika..>.<

bendera
kuning deh..

mau jadi apa gw ya.. huhu..ditambah
kurikulum baru yang bakalan muncul Agustus ntar..

aturan yang paling gw garis bawahi
adalah,,bahwasanya bagi nilai-nilai yang ”hidup segan mati tak mau” (baca:
nilai C) udah ga boleh diulang lagi !!! Damnn!! Katanya,,kalo udah lulus ya
udah…=(

ya..kalo cuma 2 sks si masih
dimaapkan…bisa dibayangkan kalo 6 sks studio :o ckckckck…dunia memang
kejam..

 

Sebenernya gw melihat beberapa kemungkinan
yang akan muncul pasca diterapkannya aturan ini..

  1. Kampus pengen mahasiswa jaman jebot cepet
         cabut dari kampus, ga betah lama-lama cuma buat ngebenerin IPK dengan ngulang-ngulang mata kuliah
         yang C..(gua banget gak sih..-_-”)..hebat,,kalo IPK
         jelek, lulusannya mau kerja di mana ??!!! =(
  2. Bagi mahasiswa yang hidup-matinya cuma bergantung sama nilai UAS (baca: nilai UTS nya ngajak bunuh diri), bakalan mikir,,”..ah mending gw   bikin D ato E aja nilai gw sekalian,toh kalo cuma dapet C ga
         akan bisa gw ulang..” hmm…ya…walopun ga semuanya mikir gitu,tapi
         sebagian pasti ada lah ya,,=p namanya juga kemungkinan,,
  3. Aturan ini bakalan ningkatin semangat
         mahasiswa, entah yang meningkat itu semangat, atau tingkat stress yah?? haha hidup penuh tekanan..gimana    
         caranya? Ya,,kayak yang ada di pikiran gw sekarang: masalah target, artinya,semester ini GAK BOLEH ADA NILAI C NYA!! It’s a big big NO!! Konsekuensinya? Ya harus belajar
         yang bener..mulai kerja keras dari awal, jangan pernah    
         mengharapkan kesempatan ke-dua kalo bisa ”do the best    from the start..”

 

Hmmmmhhh…..entah aura dari aturan ini
positif ato negatif,,apapun tetep harus dipositifin sih..sudah ditetapkan
begitu,,

 

Harus semangatttt!!!!!

Harus semangatttt!!!!!

Harus semangatttt!!!!!

 

Semester depan mata kuliahnya udah jadi
mayor, minor,,mata kuliah pilihan juga semakin banyak,,asik asikk =p

Pengen ngambil pilihan yang dosennya
ganteng, biar semangat..*.* hahahahaha…

 

-blog ini lebih nampak seperti jeritan
hati seorang mahasiswi dengan IPK pas-pasan-

*sigh..*

 

 

Indahnya hidup..(part IV)

February 19th, 2008 by dyahanindita

Part IV dari tulisan ini mungkin akan menjadi bagian terakhir dari kisah gw ini..

Entah kenapa gw tiba-tiba pengen nulis bagian ini,,
selama 1 minggu ini gw banyak berpikir, gw banyak nyari masukan dari mana-mana..
gw coba menenangkan diri gw dan mengembalikan semangat gw..
gw mencoba mengembalikan rasio gw..
gw berusaha memandang masalah gak cuma dari kaca mata gw..
gw berusaha introspeksi diri gw..
gw pengen berpikir lebih bijaksana..

untuk mempertahankan suatu hubungan dalam jangka waktu lama memang bukan lah hal yang mudah..
karena pria memang diciptakan berbeda dengan wanita..
even just cara pikir yang sederhana,,cara menyelesaikan masalah,,

sebagian besar pria memilih untuk menyendiri ketika punya masalah..
mereka akan memilih menyelesaikan masalah itu sendiri, dan mereka yakin mereka mampu,
ga akan ada seorang pun yang diijinkan masuk ke masalahnya, ikut campur, walopun dengan dalih ingin membantu..
siapa pun,,termasuk pasangannya,,
dan ketika si pria diam, maka sang wanita akan berpikir bahwa si pria tidak sayang lagi dan melupakannya..
padahal sang wanita hanya ingin membantu meringankan masalahnya..
sebaliknya..ketika wanita punya masalah, mereka butuh tempat bercerita dan berbagi,,
namun pria akan berpikir sebagaimana yang mereka terapkan pada dirinya sendiri..
sang pria akan memilih membiarkan sang wanita menyendiri sejenak..
maka wanita pun kembali berpikir, sungguh tidak pedulinya si pria terhadap masalahnya..

hal2 sepele yang bisa diselesaikan dengan komunikasi yang baik..

cinta bukan lah jantung yang berdebar kencang atau pun melulu hal yang indah dan manis..
cinta adalah ketika dalam keadaan sesulit apa pun sepasang manusia tetap dapat bertahan bersama,,
seburuk apa pun kondisinya, sekacau apa pun, keduanya tidak akan pernah menyerah pada keadaan..
dan akan terus berusaha mempertahankan hubungan, komitmen yang telah dibuat..
itu salah satu cara baru gw untuk memandang apa itu cinta..
saat kita memutuskan untuk membagi hidup kita dengan orang lain,
maka saat itu juga kita harus siap menerima orang itu apa adanya..
karena merubah pasangan seperti apa yang kita inginkan tak ubahnya bercermin pada diri sendiri..
lo mau pasangan yang lembut dan romantis, cari lah yang lembut dan romantis, that’s it..
dan untuk nerima pasangan apa adanya itu emang susah banget..
cuma akan jadi mudah kalau kita bener2 tulus..
dan lagi2 terkadang semua itu butuh waktu..

itu lah kesalahan gw,,
gw masih bodoh, dan mungkin gw memang belum siap berkomitmen..
gw masih banyak menuntut..
gw masih gak dewasa..
gw masih egois..

mungkin memang gw harus ditampar oleh rasa kehilangan untuk nyadarin semua kesalahan gw…
dan akhirnya gw sadar, putus bukanlah sekedar rasa kehilangan,,tapi lebih kepada urusan yang belum terselesaikan..

penyelesaiannya??

cuma gw dan Tuhan yang tau.. =)

-nikmati hidup,,bersyukurlah pernah merasakan sesuatu yang bernama cinta,,
dan jangan pernah hapus warna hidup yang udah kita dapatkan, seputih apa pun atau sehitam apa pun warna itu..
karena kenyataannya baik hitam, putih, merah, hijau, biru, kuning atau pun jingga, semuanya adalah seni dalam memaknai hidup..-

witing tresno jalaran soko kulino

September 26th, 2007 by dyahanindita

…………………
udah lama sebenernya mau nulis ini…tapi tapi tapi…huehe…tapi kenapa ya??? gapapa deh
witing tresno jalaran soko kulino..cinta datang karena terbiasa…(kok kayak lagu ya,,,huehehe)
sebenernya ada gak si…?? sebenernya kalimat yang benernya apa ya??? membiasakan diri?terbiasa?menjadi biasa?mau tidak mau menjadi biasa? lantas menjadi cinta? halah……opo to yah….
iya bener kayaknya mah…nah kalo jatuh cinta pada pandangan pertama ? apaan tuh?
kalo gua si selama ini lebih ke cinta datang karena terbiasa…hihihihihihihihi…(wohhh….hati-hati pada mahluk2 di sekitar dyah…=))

tapi menurut gw juga bisa datang cinta karena terbiasa itu karena ada ‘klik’ tapi sayangnya….gak selalu dua-duanya (baca:pihak venus dan mars -nya) dapetin si ‘klik’ itu diwaktu yang sama…hmmm…keknya mulai ngaco ni gw…
kalo misalnya gak ada ‘klik’ juga mah walopun udah dibiasa2in gimana juga tetep ga akan muncul tuh cinta…yang ada jijik…(uppps….)

emang susah memaknai hubungan antara perempuan dan laki-laki, dulu malah ada pendapat antara laki-laki dan perempuan itu gak mungkin yang namanya jadi sahabat baik…pasti…ada sesuatu pada akhirnya diantara mereka…baik dari salah satu pihak saja,,,ataupun dari dua belah pihak..dulu gua percaya banget sama statement ini..sekarang??? masih percaya jga keknya :p

tapi gak sesaklek dulu…gw pernah ngalamin si…dan ternyata memang bisa,,,akhirnya ya ’sekedar’ temen…tapi pastinya lah ya…salah satu ada yang mengalah…ada sedikit sakit,,,tapi sedikit ko… (>.<) ga sebanding dibandingkan kehilangan seorang teman yang udah begitu percaya sama kita…

-btw…gua ngelantur gak si???-

…do I love you for you are wonderful.. or you are wonderful for I do love you..
…do I want you for you are wonderful.. or do I want you for I really do….