wah, oh, Non..
non, mulai lelah berdialog dengan siang ?
non, mungkin bisa mulai berpaling kepada malam
hening, dingin dan mencekam..
kamu yang bilang..
non, kemari..
malam menunggu kami.
ah..non, jangan terlalu banyak bermain hati,
nanti kamu sakit sendiri..
bukankah kamu sendiri yang bilang..
non, belah saja dada ini..
ini sumpah, bukan janji.
kamu ini non…mudah sekali dibodohi,
memangnya sekarang siapa yang peduli ?
kan kamu sendiri yang bilang !
untukkku kamu rela mati ?!
ahahahaha….
ternyata nona ini benar-benar hanya seonggok pecundang yang sakit hati.
…