Archive for March, 2008

Sandiwara Fabel : Tujuh Meter dari Bangsal Jiwa

Sunday, March 9th, 2008

Semburat goresan pena hitam terukir jelas di wajah itu..

Seolah bekerja keras mengaburkan kenaifan yang memuakkan..

Menjumput, mengais belas kasihan dari orang-orang dengan topeng
binatang..

Di atas panggung itu kau bermain..

Panggung dengan sengkala dalam cerita..

 

Di sini aku berdiri..

Di sini aku tersekat dari gerak..

Di sini aku berdialog dalam kenisbian,

cih…

rupanya aku mulai terjangkit schizofrenia catatonic..

ahh…pecundang macam apa pula aku ini..

hanya bisa terdiam, dan menerawang kosong dari balik bangsal jiwa..

 

Bangsal dengan bilik berjamur tempatku tidur,

tidak jauh dari panggung orang-orang bertopeng binatang..

Bahkan aku bisa mendengar, menyaksikan dengan jelasnya

bagaimana mereka bersandiwara..

 

Hmmm…

sesimpul senyum tergaris di bibir yang semakin menghitam ini..

 

dulu, waktu aku masih muda..

aku pemeran utama wanita dalam sandiwara mereka..

 

dulu, waktu aku masih muda..

aku yang diarak di atas garuda..

 

dulu, waktu aku masih muda..

aku yang paling mereka puja..

 

hingga sampai di masa itu,

saat dimana topeng dewi sri digantikan dengan topeng binatang,

dan aku terpuruk bagaikan seorang yang terkena teluh..

Ditinggalkan di jalan..

Dicampakkan tanpa belas kasihan

Tersentak, aku terkekeh perlahan menanyakan..

apakah aku perlu belas kasihan?

 

Tidak!!!!!

 

Aku hanya ingin wajah dengan goresan pena hitam itu memikirkan,

TAHUKAH  KAMU  RASANYA
DIJADIKAN  KUDAPAN??!!!

 

 

Bandung, 080308/14:26

-dalam sesak yang melesak-

-dalam amarah yang menyeruak-

 

AKU RINDU KEPALAKU (MIKE/1946/COLORADO)

Sunday, March 9th, 2008

“Sudah satu tahun
ini aku hidup tanpa kepalaku, dan aku hanya bisa merasakan keberadaannya di
dekatku dalam kondisi sudah dikeringkan..” Itu gw ilustrasikan sebagai sebagian
kecil jeritan hati Alm. Mike, di tahun 1946. Mike kehilangan kepala tepatnya
pada tanggal 10 September 1945. Dan bisa bertahan hidup selama 2 tahun !!!
“OMG!!”

 

Gimana bisa?
Katanya sih..keberuntungan Mike adalah karena pembuluh venanya tidak ikut
terpenggal, dan ada banyak batang otak yang masih menempel di lehernya. (kata
ade gw, batang otak itu terdiri dari apa…apa…dan apa…gitu…yang gw lupa
namanya.. >.< maap.. dan pada batang otak terdapat pusat kesadaran..)

 

Jadi, siapakah Mike
sebenarnya??

Mike adalah seekor
ayam gemuk milik Lloyd Olsen, di Colorado pada tahun 1945-an. Sampai akhir
hayat Mike, Lloyd berhasil mencapai masa kejayaan dengan mengumpulkan 4500
dolar/bulan, dan dihargai 10.000 dolar, melalui pertunjukan “Mike si Ayam Tanpa
Kepala”

 

-okey..sampai di
sini udah ada yang bingung belum, wahai pembaca yang setia? =p-

 

Cerita di atas
berhasil gw dapatkan dari satu buku karangan John Lloyd & John Mithinson,
dengan judul : Apakah Hitler Vegetarian ? & Dari Lantai Berapa Paling Baik
Untuk Melempar Kucing ?

 

Hohohoho…

Bukunya bagus…banyak
banget pertanyaan-pertanyaan aneh yag jawabannya gak terduga. Salah satunya
adalah cerita di atas dengan judul : “Berapa Lama Seekor Ayam Bisa Hidup Tanpa
Kepalanya ?”
Menarik..Buku ini bahkan termasuk genre buku non fiksi-sains populer.

 

Tapi dari semua itu, ada
beberapa hal yang gw cermati. Seberapa jauh orang-orang yang membaca buku ini
akan percaya dengan isinya? Bahkan gw sendiri sempet mikir..semakin dibaca, gw
semakin merasa membaca suatu kebohongan publik. Gw gak mengatakan bahwa buku ini
menipu orang banyak, Cuma perlu sedikit kritis untuk membacanya, sebelum
nyebarin isinya ke orang lain (hahaha..gaya..=p). Apa masalahnya??

Buku ini sangat sedikit
(bukan tidak sama sekali) mencantumkan sumber-sumber otentik dari data yang
mereka kemukakan. Jangankan footnote, daftar pustaka aja ga ada..

 

Ya…walaupun
jawaban-jawabannya logis sih..tapi kan tetep aja, kita butuh dasar untuk
percaya kan?? Kalau mau positif thinking sih nih ya…mungkin..si penulis
sengaja biar kita gak percaya gitu aja. Karena semakin kita banyak baca,
semakin banyak kita dapet sesuatu, bukan kah akan terasa semakin gak tau
apa-apa? Mungkin si penulis ingin kita cari tau sumbernya sendiri, jadi bisa
tau secara langsung dan mungkin akan lebih banyak lagi yang kita dapet dari hasil
eksplorasi tersebut..(iya gitu?? Huhuhu…maksa banget deh Yah… =()

 

Toh gak semua yang kita
baca itu bener…=D

 

”Kita hanya mengetahui
seperjuta dari satu persen mengenai apapun” –Thomas Alfa Edison-

 

 

 

AKU DAN MALAM

Sunday, March 9th, 2008

langit temaram..
membawa hujan..di balik bulan separuh..
menambal sulam hati yang bimbang..

 

didesak angin malam yang kian
gemuruh..

 

aku hanya diam..
aku hanya diam..
aku hanya diam..


bergelut dalam keterjagaanku..
bergumul dengan kegelisahanku..


senandung pengantar tidur tak mampu menghentikannya..
menghentikan entropi partikel yang terus meninggi dalam darah ini..
menghentikan denaturasi helix-helix yang terburai dalam tubuh ini..


aku lumpuh..
aku terjatuh..


kucoba gapai serpihan itu..

namun tak tergapai..


angin terlalu tangguh tuk dikalahkan..
dan aku..
terlalu lemah untuk jadi pemenang..

 

BERBIJAK-BIJAK DAHULU, BERSAYANG-SAYANG KEMUDIAN (racauan sekilasan)

Sunday, March 9th, 2008


Nyata-nyata ketika ada
1000 orang yang menyukai kita, maka juga akan terdapat 1000 orang lainnya yang
membenci kita. Siapa pun, apa pun, nampaknya tidak akan jauh berbeda.

 

Itu yang gw rasain
sekarang. Susah banget deh rasanya, biar semua orang sayang dan senang terhadap
kita. Hal-hal yang menurut kita baik, belum tentu dianggap baik juga oleh orang
lain.

 

Lidahmu,
harimaumu…hmm…itu bener banget.

Gw bingung..(kenapa
nampaknya gw sering bingung =( ?)

Gw orang yang spontan,
kadang memang spontanitas itu keluar gitu aja, tapi gw masih berusaha
mengontrol segalanya biar gak salah ngomong dan bikin orang lain sakit hati
kok..

Tapi tetep aja, kadang suka lost of control. Yang
sering terjadi sebenernya bukan salah ngomongnya, melainkan salah pahamnya,
salah nyampe ke orang yang mendengarnya. Gw sering kali mengucapkan apa yang
lewat di pikiran gw. Misalnya, ketika gw ngeliat orang cantik dengan tahi lalat
di hidung (sumpah, gw mikir ni orang cantik, bukan apa-apa..), waktu gw bilang,
“Mbak-mbak itu punya tahi lalat di hidung..” sebagian orang menganggap gw
menghina si mbak-mbak.

 

Iya gitu ada yang mikir
gitu?

 

Yup…ada…padahal gw
kan hanya mendeskripsikan hasil visualisasi gw..=( salahkah?

Atau kadang-kadang, saat
gw perlu membela diri gw, dan gw mengeluarkan kata-kata sakti gw, orang yang
bikin gw kesel itu justru berbalik jadi marah ke gw.. Lah??? Sadar gak apa yang
udah dia perbuat ke gw?? Sadar gak apa yang membuat gw mengeluarkan semua
kata-kata itu??

 

Apa gw ga usah ngomong
aja ya?
Diapain
aja, diem aja..gitu??

Parahnya, kalo gw udah
gak ngomong, itu juga suka keterusan, dan biasanya gw diem dikit aja pasti pada
nanya, ”Dyah kenapa?” ”Lo kenapa sih Yah? Aneh banget..” atau apa lah..

Kenapa? Karena gw
ekspresif.. -_-”

susah amat si…

 

Kontrol diri itu penting,
dan gw seringkali gak berhasil mengkontrol emosi gw.. (terutama emosi ketika gw
lagi bahagia..). Tapi beneran deh…susahhhh….. >.<

Mungkin gw baru akan
bener-bener diem kalo di sekitar gw gak ada objek lain, di saat gw gak bisa
ngebagi emosi gw ke siapa pun..

 

Kalau katanya Pak
Aristoteles (4 SM) sih..ada yang namanya teori diam absolut yang menyatakan
bahwa ” Diam adalah kondisi wajar yang didiami benda apa pun dan bahwa sebuah
benda akan kembali pada kondisi ini jika dibiarkan sendiri.

 

See? Gw gak suka
sendirian, manusiawi sekali sebenernya…jadi kapan gw diam??!! X(

 

Gw sadar banget
sebenernya, apa penyelesaiannya..

Gw memang harus belajar
jadi orang yang lebih bijak. Saat gw diberi kesempatan untuk mendengarkan, maka
itu adalah waktu gw untuk menyimak sebaik-baiknya. Begitu juga saat diberi
kesempatan bicara, maka itu adalah waktunya untuk bicara sebaik-baiknya..

 

Kadang kita memang hanya
berada pada waktu dan tempat yang salah..(hufff…lagi-lagi gw menyalahkan
keadaan..) toh kita memang tidak dilahirkan untuk menyenangkan semua orang, melainkan
dilahirkan untuk selalu berusaha menjadi manusia yang lebih baik. =)

BUKAN TIDAK GELAP, BUKAN TIDAK HITAM, BUKAN TIDAK MALAM

Wednesday, March 5th, 2008

Terinspirasi dari satu buku karya Seno Gumira Ajidarma,
yang kemaren gw liat di gramed. Belom gw baca si..cuman gw baca di over view
cover belakangnya,, gw lupa judul tu buku apa, hehehehe…kurang lebih cerita di
dalem buku ini berhubungan dengan malam. Entah sebenernya tulisan gw ini
nyambung ato enggak sama buku itu…

Coba kita fokuskan dulu ke beberapa istilah,

1. Pangeran kegelapan, apa yang muncul di benak anda?

2. Pasar gelap, apa yang anda bayangkan?

3. Gelap mata, kira-kira apa makna denotasinya?

4. Lembah hitam, dunia seperi apa yang anda bayangkan?

5. Wanita malam, mengapa mereka disebut demikian?

Hmmm….malam itu gelap, hitam juga gelap, kenapa
sih malam, gelap, dan hitam sering dihubung-hubungkan dengan sesuatu yang
buruk?

Apakah sesuatu akan berubah ketika malam hari
tiba? =D

Malam itu sendiri bisa ada karena ada pagi, ada
siang, ketika matahari terbenam, maka muncullah malam. Jadi apa yang salah
dengan malam?

Hitam…bukankah hitam hanya sebutan untuk warna
hitam? Sepatu gw warnanya hitam, tapi dia gak pernah tuh mencelakakan
gw..malahan gw selamat gak disetrap sama guru SD gw.

Bagaimana dengan gelap? Gelap adalah keadaan di
mana tidak ada cahaya..(arti harfiah, cahaya : lampu, sinar matahari)

Apakah sisi buruk manusia terespons untuk muncul
ketika malam hari ? Apakah aura orang-orang yang tidak baik, warnanya hitam?
Apakah setan senang tempat-tempat gelap?

Hufff….

malam hanyalah sebuah malam..

gelap hanyalah keadaan gelap…

dan hitam hanyalah warna hitam..

 

-ah! Kacau ni tulisan gw..=( -

 

 

Mutasi Enzim-Substrat.. (adakah kan berulang kembali…??)

Wednesday, March 5th, 2008

Lock and key…kah??

Induced fit…….kah??

atau..

Holdane pauling….??

Gahahahahahay…

Siapa substratnya siapa enzimnya??

ah aku pilih lock and key aja deh..=p

rasanya begitu nyata..

katalisasi yang efektif…

gak terasa…enzim dan substrat telah melewati
waktu bersama…berbagi bersama…

awalnya mungkin sama-sama kaget…atau bahkan
sampai proses berlangsung pun masih kaget…sampai sekarang…entah lah…enzim yang
terlalu lama terbiasa bermain dengan kofaktor-kofatornya,, dan substrat yang
juga telah terbiasa menyelam di dunia absurd nya sendiri..

keterkejutan yang rasanya clekit…clekit… =D

sempat terlintas ketakutan..

namun apakah setelah semuanya yang telah dilewati
masih kurang untuk dijadikan dasar teori dan literatur dalam penyusunan
analisis yang akan meruntuhkan segala hipotesis awal yang bernama ketakutan
tadi???

saat-saat saling melengkapi..

saat-saat saling mengingatkan..

saat-saat saling mendukung…senyuman-senyuman
tersirat penggugah semangat…

saat-saat dimana kata kata tidak dibutuhkan lagi,
enzim tau dan substrat pun tau…

berapa pH yang diinginkan masing-masing..

berapa suhu optimum yang bisa ditoleransi
masing-masing..

apa saja yang bisa membuatnya sama sama
terdenaturasi dan terkoagulasi..

yang satu menjadi inspirasi yang lain..

hujan ispirasi…iya…seorang teman berkata…semua
layaknya hujan inspirasi…menjadi lebih produktif… =p hehehehehe…

gak perlu capek-capek jaim..karena ada suatu
komitmen tidak tertulis bahwa satu sama lain saling menerima apa adanya,,bukan
ada apanya..=)

Maka kita tidak akan menyebutnya induced fit atau
pun holdane pauling…tanpa induksi,,just Lock and key…

Lebih dari segalanya..ada perasaan bahagia,,yang
datang dari kata… “saling berbagi”….

-bahagia-

 

Teori Relatifitas :O -lebay ah..=p-

Tuesday, March 4th, 2008

Pernah gak merasa bahwa kehidupan ini begitu aneh??

“Apa anehnya sih Yah??”

“Yaelah Yah,, hidup mah ga usah dipikirin,, jalanin aja..”

“Waladhalah..mbok ya ndak usah dibawa susah to yo..”

“..just enjoy your life Dy..”

beuuuhh… apa lah ya…

coba deh,,kalo lagi ga ada kerjaan, daripada bengong ntar
kesambet, ato mikir jorok, mendingan mikir yang ga penting kayak gw..hahaha
pembenaran..=p

 

Kenapa si gw
bilang kalo hidup ini aneh? Kerena, menurut gw hal yang paling relatif di dunia
ini adalah kehidupan,,

manusia hidup
dalam kehidupan, kehidupan itu menganut hukum kerelatifan, mau ga mau manusia
juga jadi sesuatu yang relatif..

akkhhh….>.<
apa sih maksudnya…=(

 

Sebelumnya, kita
harus tau dulu, apa makna harfiah dari relatif..

Relatif adalah
sesuatu yang dinamis, tidak tetap, (Kamus Besar Bahasa Dyah..hahaha)

>> di
kosan gw ga ada KBBI,,huhuhu mohon maap,,

-lanjut-

Apa alasannya gw
bilang kehidupan ini relatif??

Hmm..gw mau
ngambil satu contoh mudah..(contoh ini berlaku kalo salah-benar-baik-buruk
dianggap merupakan bagian dari suatu kehidupan..)

Misalnya nih..
gw ambil contoh soal pukul-memukul,

 

Ceritanya
begini,, si Budi, lagi jalan di gang sempit nan gelap, tiba-tiba ada preman
nongol dari ujung gang, minta duit ke si Budi, berhubung duit jajan Budi bulan
itu tinggal sisa 20.000 perak, dan kalender masih menunjukkan tanggal 20, maka
Budi pun menolak menyerahkan harta terakhir yang dia punya itu,,kontan sang
preman pun menjadi berang (tanpa pengulangan, soalnya kalo diulang jadi
berang-berang..-_-“), dan mendaratkan bogem mentahnya ke pipi mulus Budi.
Fortunately,,sebelom Budi berubah jadi kentang yang kelamaan dikupas
(baca:biru-biru sekujur tubuh), seorang temannya, sebut saja namanya Badu yang
konon jago silat, datang berlari-lari kecil (kenapa gak lari kenceng aja
sih?!!! ~_~), menghampiri Budi yang hampir sekarat,,,dan tiba-tiba keadaan
berbalik, Sang preman pun asik ber-aduh-aduh dipukulin sama Badu,,dan lari
terbirit-birit takut karma jadi kentang yang tadi udah gw sebutin di atas.

Maka, pulang lah
Budi bersama Badu ke rumahnya masing-masing dengan hati riang..

-the end-

 

Nah..pesan moralnya apa? Memukul bisa jadi
sesuatu yang buruk, bisa juga jadi sesuatu yang baik, even dari satu orang yang
sama dalam satu kasus. Contohnya ya tadi,, Budi menganggap kelakuan si preman
buruk, karena memukul pipinya,, tapi dalam kasus yang sama, sebaliknya Budi
menganggap apa yang dilakukan Badu adalah benar dan menyenangkan hatinya,
karena Badu memukul preman itu sehingga Budi dapat melanjutkan hidupnya..

 

Contoh
sederhana..yang menurut gw cukup menunjukkan bahwa kehidupan ini begitu
relatif…

Manusia juga
relatif, tadi gw sebut itu di atas, ada yang sifatnya begini, begitu, begono,,

makanya cara
menghadapi setiap orang yang berbeda pasti berbeda kan??

 

Hmm…jadi
sepakat ga kalo dibilang hidup ini relatif??

Hahahaha…sejujurnya
gw jadi bingung sendiri.. =p

Okey,,mungkin
sebenernya hidup ya gitu-gitu aja,, ibarat kata hidup adalah sederetan huruf
abjad,,dari jaman batu sampe sekarang ya gitu-gitu aja,, diawali dengan A, dan
diakhiri dengan Z, yang membuat segala sesuatunya jadi nampak relatif adalah
sudut pandang kita,, bagaimana kita melihat sesuatu, menilai sesuatu, belajar
sesuatu, mengambil hikmah dari suatu kejadian, yang pada akhirnya membuat hidup
kita seolah-olah berubah dan tidak tetap..(>.< sotoy banget gw..)

 

Hohoho..ngelantur
ya…yah,,kadang mikir ga penting juga bisa bikin seneng ko,,=p minimal bikin
kita mikir, buat apa kita hidup,, =)

 

Ada sudut
pandang yang populer atau konvensional.

Ada sudut
pandang pribadi.

Ada sudut
pandang besar milik kaum mayoritas.

Ada sudut
pandang kecil milik beberapa orang saja.

Namun tidak ada
sudut pandang yang benar.

Anda
selalu benar.

Anda
selalu salah.

Semuanya hanya
bergantung dari sudut pandang mana anda melihat.

 

Advances in any field are built upon people with the
small or personal point of view

 

(Whatever You Think, Think The Opposite : Paul Arden)

 

Di manakah Letak Hartamu? =D

Tuesday, March 4th, 2008

Kata hati itu
sebenernya apa si?

Apakah dia
berdiri sendiri? Ato sebenernya cuma manipulasi masing-masing si empunya hati
itu? artinya, kata hati itu bisa diatur, bergantung pada sugesti masing-masing orang,
bergantung sama gimana tiap orang mengkondisikan dirinya, halah…bingung
sendiri gw..

Gw
sendiri mulai bisa ngedenger kata hati gw semenjak kuliah, tingkat 2, waktu itu
gw inget banget pas diklat OSKM 06, dimana gw harus bikin keputusan besar, padahal
goal dari keputusan itu masih bener-bener abu-abu, antara main kucing-kucingan
sama bokap nyokap gw-ancaman DO dari rektorat-tatapan sinis orang tua mahasiswa
baru-dan idealisme sesaat gw,, gw sebut sebagai idealisme sesaat karena
sebagian dari apa-apa yang gw perjuangkan waktu itu agak terlihat gegabah
ketika gw memandang dari kaca mata yang berbeda, harus gw akui waktu itu
semangat gw akan pembelajaran di OSKM emang gede banget, entah dateng dari mana
semangat sebesar itu sampe gw berani ngomong ke bokap gw “..mau di DO atau apa
pun resikonya, aku yang nanggung sendiri..” hahaha…lucu juga kalo gw
pikir-pikir,,tapi lumayan,gw pernah ngelewatin masa-masa itu..sebentar lagi gw
tingkat akhir, banyak banget keringet, air mata, keputusasaan, kebangkitan, dan
keputusasaan lagi, yang hilir mudik 2 tahun belakangan ini, yang dipikir-pikir
bener-bener bodoh kalo gw sampe ga bisa ngehargain semua itu.. seandainya OSKM
06 baru akan terjadi 2 hari yang akan datang, mungkin keputusan yang gw ambil
akan berbeda,,tapi gw seneng banget pernah ngelewatin semua
itu,,hehe,,perjalanan emosi yang indah..romantisme yang sangat kuat..jiwa yang
bergolak dan semangat muda orang-orang yang berani berjuang..=D

Uuupppsss…ngelantur,,jadi
di mana hubungannya suara hati sama OSKM 06? Hahaha..ya..intinya, waktu itu gw
yakin dengan apa yang gw jalanin,,bukankah keyakinan itu juga suara hati?? =)

Beberapa
hari yang lalu gw baru aja nyelesein baca The Alchemist nya Paulo Chelho,, good
book..isinya kurang lebih sama,,tentang suara hati,,dan baru aja kemaren gw
nerima komen dari temen gw, yang bilang kalo gw harus percaya sama kata hati
gw,,lakukan apa yang gw yakini, dan yakin akan apa yang udah gw
lakukan,,(makasi banyak Den..hehehe..)

Kata hati itu
emang harta yang besar banget, bisa dibayangin kalo kita hidup hanya dengan
ngedengerin apa kata orang,,okey..kadang kita harus bisa mengakui bahwa orang
lain benar, dan kita salah..tapi tetep aja ngikutin kata hati adalah hal
terbaik yang pernah gw jalanin. Tapi terkadang, entah kenapa seolah-olah hati
kita sendiri menolak untuk didengarkan,,banyak keraguan-keraguan,,

Memang sudah
seharusnya ngikutin suara hati sendiri, tapi bukan berarti tanpa pertimbangan
kan,,susah si emang, kadang kita sendiri ga tau mana yang bener dan mana yang
salah..hahaha..

Minimal, kalo
yang gw jalanin sesuai dengan apa yang hati gw bilang, lalu ternyata nantinya
itu salah, gw ga akan mempersalah kan orang lain, dan gw percaya, kalo
keadaannya berbalik ternyata gw bikin keputusan dari perkataan orang dengan
mengabaikan kata hati gw, dan ternyata keputusan itu salah..hufff.. mungkin
bakalan sulit banget buat maafin diri gw sendiri,,

Kalo
kata Deni sih…mungkin ketika kita berpikir dengan rasio, keputusan itu
salah,,tapi kalo balik lagi ke hati, ya tetep aja bener,,hehehehe..

Balik lagi ke
awal,,jadi kata hati itu apa si sebenernya?? Hasrat? Hmmm…=)
Undefined..hahaha..

Hebat
ya…kita bisa percaya banget dan nurut sama hal-hal yang undefined… =p

Atau
cuma gw yang mengada-ada dengan mengatakan bahwa ini undefined? Hahahaha..

 

Antara Derita dan Prahara -saya cuma mahasiswa biasa,,huhuhu..-

Tuesday, March 4th, 2008

AaaaaAAAhhhh…gw
ko ga bisa konsentrasi lebih dari satu jam si,,T.T menyedihkan..

Harus
tes kertas koran lagi nih gw..payah banget…apalagi buat PTF ama
biofisika..>.<

bendera
kuning deh..

mau jadi apa gw ya.. huhu..ditambah
kurikulum baru yang bakalan muncul Agustus ntar..

aturan yang paling gw garis bawahi
adalah,,bahwasanya bagi nilai-nilai yang ”hidup segan mati tak mau” (baca:
nilai C) udah ga boleh diulang lagi !!! Damnn!! Katanya,,kalo udah lulus ya
udah…=(

ya..kalo cuma 2 sks si masih
dimaapkan…bisa dibayangkan kalo 6 sks studio :o ckckckck…dunia memang
kejam..

 

Sebenernya gw melihat beberapa kemungkinan
yang akan muncul pasca diterapkannya aturan ini..

  1. Kampus pengen mahasiswa jaman jebot cepet
         cabut dari kampus, ga betah lama-lama cuma buat ngebenerin IPK dengan ngulang-ngulang mata kuliah
         yang C..(gua banget gak sih..-_-”)..hebat,,kalo IPK
         jelek, lulusannya mau kerja di mana ??!!! =(
  2. Bagi mahasiswa yang hidup-matinya cuma bergantung sama nilai UAS (baca: nilai UTS nya ngajak bunuh diri), bakalan mikir,,”..ah mending gw   bikin D ato E aja nilai gw sekalian,toh kalo cuma dapet C ga
         akan bisa gw ulang..” hmm…ya…walopun ga semuanya mikir gitu,tapi
         sebagian pasti ada lah ya,,=p namanya juga kemungkinan,,
  3. Aturan ini bakalan ningkatin semangat
         mahasiswa, entah yang meningkat itu semangat, atau tingkat stress yah?? haha hidup penuh tekanan..gimana    
         caranya? Ya,,kayak yang ada di pikiran gw sekarang: masalah target, artinya,semester ini GAK BOLEH ADA NILAI C NYA!! It’s a big big NO!! Konsekuensinya? Ya harus belajar
         yang bener..mulai kerja keras dari awal, jangan pernah    
         mengharapkan kesempatan ke-dua kalo bisa ”do the best    from the start..”

 

Hmmmmhhh…..entah aura dari aturan ini
positif ato negatif,,apapun tetep harus dipositifin sih..sudah ditetapkan
begitu,,

 

Harus semangatttt!!!!!

Harus semangatttt!!!!!

Harus semangatttt!!!!!

 

Semester depan mata kuliahnya udah jadi
mayor, minor,,mata kuliah pilihan juga semakin banyak,,asik asikk =p

Pengen ngambil pilihan yang dosennya
ganteng, biar semangat..*.* hahahahaha…

 

-blog ini lebih nampak seperti jeritan
hati seorang mahasiswi dengan IPK pas-pasan-

*sigh..*